Selamat Datang Orang Gila !!! .:: Welcome Lunatic ::.

MEMBUAT HASIL CETAK DIGITAL LEBIH AWET

Setelah anda mencetak beberapa foto, setelah itu tentu beberapa lama foto itu dapat bertahan. Jelas anda pasti ingin foto itu tahan lama dan tidak ingin menjadi pudar, luntur atau menguning. Untuk bisa membuat foto menjadi awet dan tahan lama ada sejumlah faktor yang perlu di perhatikan, termasuk jenis tekhnologi printer yang digunakan, dan dimana dan bagaimana cetakanya disimpan.

TEKNOLOGI PERCETAKAN

Tehnologi percetakan adalah faktor yang menentukan foto itu bisa tahan lama. Ada tiga jenis type teknologi percetakan utama digunakan untuk mencetak foto digital: inject, dey sublimation, dan digital silver halide (laboratorium percetakan). Tapi disini kita akan membahas penggunaan dengan printer inkjet.

Teknologi printer inkjet sendiri dibagi menjadi printer yang mengunakan tinta berbasis pigmen dan printer yang menggunakan tinta berbasis pewarna (dye-based inks). Tinta pigmen menempel di atas permukaan kertas, sedangkan tinta berbasis DYE akan menempel kekertas. Untuk jenis tinta manapun, memilih tinta yang tepat mempunyai pengaruh yang dramatis pada kualitas dan tahan lamanya.

Kertas foto inkjet mempunyai 2 kategori utama:

  1. Cepat kering (instant-dry) atau kertas penyerap (porous paper)
  2. kertas pelapis (encapsulating)

kertas foto yang cepat kering menggunakan lapisan yang tebal dan tidak organik untuk menyebarkan tinta pada sebuah area permukaan yang luas. Sayang hal itu membuat kertas pudar, bahkan dalam hitungan bulan. Sebaliknya, kertas pelapis yang menggunakan polimer organik (organic polymers) yang menjadi besar saat menyerap pewarna, sehingga melapisnya dan menahanya dan luntur lewat udara.

Penyimpanan

Beberapa ahli menemukan bahwa masa tahan lama cetakan digital bervariasi dan sangat bergantung pada teknoogi percetakan, kualitass bahan yang digunakan, dan lingkungan tempat penyimpanan. Ada empat faktor yang yang bisa mempengaruhui ketahanan sebuah foto yang di cetak dengan printer inkjet, yaitu: pemudaran lewat cahaya degradasi suhuh panas, pemudaran lewat udara, dan kelembaban.

Untuk penggunaan sistem DYE Sublimation, dia akan mampu bertahan hingga puluhan tahun, meski terkena udara. Bila diletakkan di bawah kaca dengan kelembaban normal, misalnya dalam phigura, dia akan tahan dari 4 sampai 8 tahun. Hasil ini jelas membuktikan hasil cetakan inkjet tahanya sama atau lebih lama dari pada hasil cetakan di studio foto. Kunci untuk memperoleh hasil terbaik adalah dengan menggunakan tinta, kertas, dan teknologi percetakan yang telah dirancang untuk di gunakan secara bersama-sama.

Jadi bila anda ingin mendapat hasil cetakan digital tahan selama mungkin, sebaiknya gunakan printer dan kertas yang sesuai. Pastikan menggunalan kertas dengan pelapis berkualitas tinggi, memang harganya lebih mahal, tapi dia akan mampu bertahan lebih lama. Penggunaan pigura dengan pelindung kaca akan melindungi photo dari oksidasi udara. Bila di simpan dalam album, sebanyak mungkin, simpan photo kedalam tempat yang tidak terkena cahaya langsung, dengan kelembaban normal, gunakan silica-gel untuk menyerap kelembaban yang berlebihan

Menurut anda tentang blog ini?