Selamat Datang Orang Gila !!! .:: Welcome Lunatic ::.

Mempercepat Running Windows

Ketika pen-defrag-an nggak terlalu berpengaruh terhadap performa Windows XP, berikut ada 23 saran untuk ningkatin performa dan kehandalan PC:
* Untuk menurunkan waktu booting dan meningkatkan performa, nggak usah menggunakan software defragment pihak ketiga, gunakan saja built-in Windows Defragmenter, gak akan jauh beda. Dan juga gunakan Harddisk tipe Ultra-133 atau Serial ATA (SATA) dengan buffer 8-MB.
* Jika RAM PC kurang dari 512 MB, maka tambahin memorinya. Hal ini relatif nggak mahal dan akan ningkatin performa sistem secara dramatis.
* Pastikan file system yang digunakan Windows XP adalah NTFS. Cara ceknya: Buka My Computer –> Klik kanan drive C: –> klik Properties. Misalnya file systemnya FAT32, maka untuk mengubahnya sebagai berikut: Backup data-data penting. Kemudian Klik Start –> klik Run –> ketik: “CMD” –> klik tombol OK –> Keluar jendela Command Prompt –> Ketik: “CONVERT C: /FS:NTFS” dan tekan Enter. Catatan: Komputer jangan disela ketika melakukan konversi ini, dan juga dalam keadaan bebas dari virus. File system yang digunakan oleh drive bootable (biasanya C:) bisa FAT32 atau NTFS. Saya sangat merekomendasikan untuk menggunakan NTFS demi keamanan superior, ketahanan dan efisiensi space yang lebih besar.
* Nonaktifkan File Indexing. Servis File Indexing mengekstraksi informasi dari dokumen-dokumen dan file-file lainnya yang ada pada harddisk dan membuat sebuah “searchable keyword index (index keyword pencarian)”. Bisa dibayangkan proses ini sangat memberatkan sistem.Cara kerjanya sbb: seorang user mencari kata, frase, atau properti sebuah dokumen, dari dokumen-dokumen yang jumlahnya ratusan atau ribuan dan ia tidak tahu nama dari dokumen yang dicari. Windows XP dengan fungsi built-in search masih bisa melakukan berbagai macam jenis pencarian tanpa melibatkan Indexing Service. Tapi agak lebih lama. Sistem Operasi harus membuka tiap file ketika diminta tolong mencari apa yang user inginkan.Kebanyakan orang tidak membutuhkan fitur pencarian ini. Yang biasanya membutuhkan adalah lingkungan perusahaan yang besar dimana ribuan dokumen diletakkan pada paling tidak satu server. Akan tetapi jika hanya semacam system builder, yang kebanyakan kliennya adalah bisnis kecil dan menengah –dan jika para klien tidak membutuhkan fitur tersebut– saya rekomendasikan supaya men-disable-nya (menonaktifkan) fungsi tersebut.Caranya begini: Buka My Computer –> klik kanan pada drive C: –> pilih Properties –> Hilangkan tanda centang “Allow Indexing Service to index this disk for fast file searching.” –> klik tombol Apply –> apply changes to “C: subfolders and files,” –> klik tombol OK. Jika ada pesan peringatan atau error muncul (seperti “Access is denied”), klik the Ignore All button.
* Update driver VGA dan chipset motherboard, termasuk update BIOS dan konfigurasinya. Carilah info-info tentang konfigurasi BIOS secara tepat di internet.
* Kosongkan folder Prefetch windows setiap 3 bulan atau lebih. Windows XP merekam sebagian dari data atau aplikasi yang sering digunakan agar membuat proses load kelihatan lebih cepat ketika dipanggil oleh user. Hal ini bagus, tetapi untuk waktu yang lama, folder prefetch bisa jadi kelebihan muatan referensi file dan aplikasi yang tidak lagi digunakan. Jika hal itu terjadi, Windows XP akan membuang-buang waktu dan memperlambat performa sistem, ketika melakukan load aplikasi atau file. Tidak ada yang penting dalam folder tersebut, dan seluruh isinya aman untuk dihapus. Folder tersebut terletak di: C:\WINDOWS\Prefetch\
* Sekali sebulan jalankan disk cleanup. Caranya: Buka My Computer –> klik kanan pada drive C: –> pilih Properties –> Klik tombol Disk Cleanup dan delete semua temporary file.
* Pada Device Manager, klik ganda pada IDE ATA/ATAPI Controllers device, dan pastikan DMA di-enable-kan untuk tiap drive yang terhubung ke Primary Controller dan atau Secondary controller. Lakukan hal ini dengan cara: klik ganda pada Primary IDE Channel. kemudian klik tab Advance Settings. Pastikan Transfer Mode -nya diset pada “DMA if Available” untuk kedua Device 0 dan Device 1. Lakukan hal serupa pada Secondary IDE Channel.
* Upgrade Pengkabelan. Untuk peningkatan teknologi harddisk, dibutuhkan pengakabelan yang akan mendorong performa lebih baik. Pastikan untuk menggunkana kabel 80-wire Ultra-133 untuk semua device IDE dan gunakan konektor yang cocok dengan socket Master/Slave/Motherboard. Kalo Device-nya cuma satu, harus dihubungkan pada konektor yang paling ujung dari kabel pita (kabel data), jangan pada konektor yang di tengah kabel pita, jika tidak, maka akan terjadi masalah sinyal. Pada harddisk ultra DMA, masalah sinyal ini bisa mencegah harddsik memaksimalkan potensinya.
* Buang semua spyware dari komputer. Gunakan program gratisan seperti AdAware bikinan Lavasoft atau SpyBot Search & Destroy. Setelah program ini terinstal, pastikan untuk melakukan cek update dan mendownloadnya jika ada sebelum melakukan pencarian spyware di komputer. Apapun program yang ditemukan bisa dihapus secara aman. Semua program gratisan yang meminta spyware untuk dijalankan tidak akan berfungsi lagi. Jika program-program gratisan itu masih dibutuhkan tinggal instal lagi saja.
* Buang semua program atau item yang tidak perlu dari rutin (routin) Windows Startup dengan menggunakan utilitas MSCONFIG. Caranya: Klik start –> klik Run –> ketik: MSCONFIG dan klik OK –> Klik tab StartUp –> kemudian hilangkan checklist (tanda centang) dari program yang tidak diinginkan. Tidak paham dengan item-item tersebut? Kunjungi WinTasks Process Library. Situs itu memuat proses sistem, aplikasi yang diketahui dan juga tentang referensi spyware dan penjelsannya. Atau bisa diidentifikasi nama item-item tersebut secara langsung dengan menggunakan google.
* Buang semua program yang tidak digunakan dari Add/Remove Programs di Control Panel.
* Matikan beberapa atau semua animasi yang tidak dibutuhkan dan nonaktifkan (disable) active desktop. Pada kenyataannya, untuk optimasi performa, matikan semua animasi. Windows Xp menawarkan banyak setting-setting yang berbeda pada bagian ini. Caranya begini. klik System Icon di Control Panel –> klik tab Advance –> Klik tombol Settings pada kotak Performance. Hilangkan checklist / tanda centang opsi apa saja yang tidak ingin dijalankan. Atau bisa langsung klik pada RadioButton: Adjust for best performance.
* Kalo bisa mengedit Registry Windows XP, lakukan untuk meningkatkan performa XP. Bisa dicari di Internet.
* Kunjungi situs update Microsoft Windows secara rutin dan download semua update yang berlabel Critical. Download juga Optional update yang dibutuhkan. (ingat, kalo software OS windows XP -nya bajakan, jangan coba-coba untuk mengupdate, bisa dikasih “stempel” tanda bajakan sama Microsoft yang justru akan memperlambat sistem ketika booting dan running).
* Update anti virus dalam sepekan sekali atau bahkan harian. Pastikan hanya satu software yang terinstal. Menggabungkan lebih dari satu antivirus hanya akan mengundang penyakit bagi performa dan kahandalan komputer.
* Pastikan font yang terinstal kurang dari 500 jenis saja pada komputer. Makin banyak font, makin lambatlah sistem. Walaupun windows XP lebih efisien dalam menangani font dari pada versi sebelumnya, tapi kelebihan font akan berdampak pada melemahnya sistem.
* Jangan partisi harddisk. NTFS File System Windows XP berjalan lebih efisien pada satu partisi yang besar. Data tidak lebih aman pada partisi terpisah, dan format ulang tidak dibutuhkan untuk instal ulang Sistem Operasi (OS). Satu partisi ini berfungsi agar tidak ada pembatasan oleh partisi akan tetapi akan dibatasi oleh ukuran kapasitas harddisk itu sendiri. Sehingga tidak perlu melakukan resize partisi yang meghabiskan waktu dan resiko kehilangan data.
* Lakukan pengecekan terhadap sistem RAM untuk memastikan beroperasi dengan baik. Saya merekomendasikan untuk menggunakan program gratisan MemTest86. Setelah didownload, bisa bikin bootable CD atau disket (sesuai pilihan) yang akan melakukan 10 macam tes pada memory PC secara otomatis setelah malakukan boot dengan CD atau disket yang dibuat. Biarkan semua tes berjalan sampai paling tidak melewati 3 tes selesai dari 10 tes. Jika program mendapati error, matikan dan cabut listrik komputer, cabut RAM memory, ganti dengan yang lain dan lakukan tes lagi. Ingat, memory yang rusak tidak bisa diperbaiki, dan hanya bisa diganti.
* Jika terdapat CD atau DVD recorder / writer, carilah update firmware dari pabriknya. Pada beberapa kasus, upgrade terbukti bisa mempercepat recorder tersebut dan biasanya gratis.
* Non aktifkan (disable) service (layanan) yang tidak penting. Windows XP memasang banyak service yang tidak dibutuhkan. Untuk menentukan service apa saja yang tidak dibutuhkan, buka situs Black Viper untuk konfigurasi Windows XP.
* Jika tampilan tunggal Windows Explorer mengalami masalah ketika menampilkan file dan menghambat sistem operasi, lakukan langkah berikut: Buka My Computer –> Klik Tools –> Klik Folder Options… –> Klik tab View –> Geser / gulung ke bawah menuju “Launch folder windows in a separate process,” aktifkan opsi ini. Setelah komputer direstart, opsi ini akan berjalan.
* Setidaknya sekali setahun, buka casing komputer dan bersihkan semua debu dan “puing-puingnya”. Sementara itu cek juga kipasnya, apakah putarannya masih proporsional.
Demikian sementara saran-saran yang bisa saya bagi. Thanx’

Read More..

Pengecekan Virus Standar utk Flash Disk Secara Manual

* Setelah memasukkan Flashdisk (FD) ke port-nya, kita buka pake explorer. Di sini harus menerapkan fungsi kehati-hatian yang sangat, karena kita menganggap semua FD menjadi tersangka pembawa virus kecuali yang telah discan dikomputer kita, jadi jangan sembarangan melakukan klik dan atau double klik.
* Kita menuju panel sebelah kiri explorer (panel folders), kita klik direktori FD / drive FD. kenapa panel kiri? karena seringnya virus menyamar menjadi folder, dan itu akan tampak pada panel sebelah kanan aja. kenapa? karena sebenarnya itu bukan folder melainkan sebuah file. kembali ke panel kiri. Drive FD bisa E: atau F: dsb tergantung setting di komputer kita.
* Jika kita temukan gambar yang mengganggu di panel sebelah kanan atau di dalam direktori FD, maka kita bisa menonaktifkannya dengan merename file desktop.ini di direktori FD menjadi ~desktop.ini atau nama apapun yang dikehendaki. kalo menurut saya penambahan karakter seperti itu hanya untuk mempermudah pengembalian nama aja.
* Jika file desktop.ini gak kelihatan, coba buka jendela [Folder Options] di Explorer. caranya: Klik [Tools]–>[Folder Options…]–>tab [View]–> pilih [Show hidden files and folders]–> uncheck [Hide extensions for known file types]–> uncheck juga [Hide protected operating system files (Recommended)]–> [OK]. Jika benar melakukannya maka file-file yang tersembunyi di FD akan muncul.
* Tekan [Ctrl+E]–> klik [All files and folders]–>ketik *.exe ; *.scr ; *.vbs ; *.vba pada kotak [All or part of file name:]–> tekan [Search]
* Jika ada file-file yang ditemukan, hati-hati jangan segera diklik. Teliti dan kenali ciri-ciri virus.
* Jika ada file office (word,excel,ppt) tertangkap, kemungkinan file itu file virus, karena file office extensinya adalah *.doc, *.xls, *.ppt dsb. Setelah yakin itu virus, hapus aja segera. Lebih baik pake klik kanan dan delete. kalo pake keyboard, kadang suka salah jatuhnya jari. pernah beberapa kali bukannya kena tombol del eh malah kena tombol enter, yaudah komputer jadi terinfeksi berat.
* Jika ada folder yang tertangkap, lihat apakah di panel sebelah kiri explorer nampak, jika tidak namapak berarti itu folder virus, hapus aja.
* Jika file yang tertangkap extensi belakangnya vbs atau vba, misal: virus.vbs, xxx.vba, jika kamu gak kenal dengan file itu lebih baik hapus aja. biasanya jenis trojan.
* Jika file itu berextensi *.exe atau *.scr, jika kamu tidak mengenalnya, lebih baik hapus aja.
* Terakhir jangan lupa Klik kanan di direktori FD dan klik [Scan with …] tergantung antivirus yang digunakan.

Read More..

Trik Rahasia GOOGLE

Mencari Barang di Rentang Harga Tertentu
* Luncurkanlah GOOGLE.COM
* Dikotak pencarian ketiklah, contoh HP Deskjet $50….$100
* Tekan tombol ENTER

Menghitung Populasi
* Luncurkanlah Google.com
* Dikotak pencarian , contoh population of yogyakarta
* Tekan ENTER

Melihat Tanggal Lahir Seseorang
* Luncurkanlah google.com
* Didalam kotak pencarian, misalnya, ketik Sigmund Freud – Date Of Birth
* Tekan ENTER.

Melihat Tanggal Kematian Seseorang
* Luncurkanlah google.com
* Kemudian dikotak pencarian, ketiklah missal Jhon Lennon – Date Of Death
Jika anda ingin mencari tanggal kematian Jhon Lennon.
* Tekan ENTER.

Melihat Tempat Kelahiran Seseorang
* Luncurkanlah Google.com
* Dikotak pencarian, contoh ketiklah Ringgo Star – Place Of Birth
* Tekan ENTER

Mengintip Informasi Film
* Luncurkanlah Google.com
* Kalau Anda ingi mencari review tentang film berjudul “300” maka ketiklah
movie:300.
* Tekan ENTER.

Menjumlahkan Angka
* Luncurkan Google.com
* Dikotak pencarian, kemudian ketik 21 + 22 jika anda ingin menambahkan
angka 21 dan 22.
* Tekan Enter

Menggunakan Operator Time
* Luncurkan Google.com
* Ketik 60 times 20 di kotak pencarian
* Tekan ENTER
Anda akan melihat hasil perkalian

Konversi Mata Uang
* Luncurkan Google.com
* Contoh Ketiklah dikotak pencarian 1 USD in Rupiah
* Tekan ENTER
Dalam waktu singkat, anda akan mengetahui nilai 1 USD dalam mata uang Rupiah

Konversi Suhu
* Masuklah ke dalam google.com
* Di kotak pencarian, ketiklah 100 C in F
* Tekan ENTER
Anda akan melihat langsung panasnya 100 derajat Celcius namun dalam satuan Fahrenheit.

Read More..

menggabungkan dua atau lebih ISP Internet

Pengalaman saya pake mikrotik :
ISP-A gateway 10.0.0.1 bandwidth 2Mbps
ISP-B gateway 10.1.1.1 bandwidth 4Mbps

dengan menggunakan Static Equal Cost Multi-Path routing :
setelah memasukan ip pada masing interface tinggal masukan gateway
/ip route add gateway=10.0.0.1,10.1.1.1,10.1.1.1

otomatis akan membagi dengan sendirinya sesuai load/beban yang tersisa, perhatikan bahwa gw 10.1.1.1 ditulis 2x karena dia memiliki bw 2x lebih lebar

mudah bukan

Jika anda mempunyai 2 network lokal dengan 2 ISP seperti diatas, hanya saja ingin di buat network-1 melalui ISP-A dan network-2 melalui ISP B, maka yg anda lakukan sbb :
misal :
net-1 : 192.168.0.0/24
net-2 : 192.168.1.0/24
isp-A gw 10.0.0.1
isp-B gw 10.1.1.1

isikan ip pada masing2 interface, kemudian :

/ip firewall mangle add src-address=192.168.0.0/24 action=mark-routing new-routing-mark=net1 chain=prerouting
/ip firewall mangle add src-address=192.168.1.0/24 action=mark-routing new-routing-mark=net2 chain=prerouting

/ip route add gateway=10.0.0.1 routing-mark=net1
/ip route add gateway=10.1.1.1 routing-mark=net2

penjelasan :
beri tanda pada lalu lintas data dari network tersebut (misal 192.168.0.0/24 == net1) dan lewatkan pada gateway tertentu (misal 10.0.0.1 untuk net1)

Intinya sama saja jika kita menggunakan linuxbox menggunakan iptables/pf atau apapun

semoga bermanfaat

Read More..

Aplikasi Internet Untuk Warnet

Setelah Priyadi menuliskan beberapa hal tentang warnet yang terkena sweeping, beberapa alasan untuk tidak memakai produk microsoft, beberapa alasan untuk masih memakai produk microsoft kemudian dilanjutkan dengan tulisan Mas Amal tentang subsidi warnet membuat saya tertarik untuk menuliskan beberapa aplikasi alternatif internet yang selama ini berjalan di Warnet

Salah seorang rekan saya, Haryadi yang saat ini tengah membuka usaha Warnet ‘terpaksa’ menggunakan sistem operasi Windows XP dengan harga reseller US$ 76 untuk per masing-masing client. Namun aplikasi yang berjalan didalamnya hampir sebagian besar menggunakan aplikasi open source seperti yang tertulis pada http://osswin.sourceforge.net.

Hampir sebagian user yang berada di warnet jarang menggunakan aplikasi-aplikasi khusus, karena sebagian besar hanya mengecek email, chatting ataupun browsing, jadi sebenarnya tidak dibutuhkan aplikasi yang terlalu rumit sebagai penggantinya.

Beberapa aplikasi yang selama ini sering dipergunakan dalam Warnet dan dapat digantikan oleh aplikasi open source / freeware seperti tertulis di bawah ini :

  1. Browser IE yang dibundel menjadi satu dengan sistem operasi windows dapat digantikan dengan browser Firefox.
  2. FTP Client menggunakan Filezilla
  3. IRC Client menggunakan X-Chat 2
  4. Messenger Client menggunakan Gaim
  5. Perangkat Microsoft Office digantikan dengan OpenOffice.org
  6. Remote Client menggunakan Putty
  7. Aplikasi kompresi Winzip digantikan dengan 7-Zip.
  8. Mail client menggunakan Sylpheed-Claws ataupun Mozilla Thunderbird.
  9. Text Editor pengganti Notepad dapat menggunakan Crimson Editor.
  10. Anti Virus dapat menggunakan Clamwin Antivirus
  11. Winscp sebagai salah satu aplikasi secure copy (jarang dipergunakan oleh user warnet, kecuali usernya dalam kategori expert).

Selain aplikasi open source seperti yang tertulis di atas ternyata juga ada beberapa aplikasi lain yang dapat digunakan secara gratis untuk warnet walaupun dengan beberapa konsekuensi seperti adanya banner iklan. Antara lain :

  1. Download Accelerator Plus sebagai Download Manager
  2. Winamp sebagai aplikasi MP3.
  3. Opera sebagai browser altenatif
  4. Yahoo! Messenger untuk pemilik account yahoo!
  5. Dan masih banyak aplikasi lainnya jika mau berusaha menggunakan google

Jika masing-masing client tersedia CD-RW seharusnya aplikasi Nero burning sudah tersedia ketika membeli CD-RW tersebut, jadi aplikasi tersebut dapat digunakan untuk masing-masing client, namun jika tidak tersedia dapat menggunakan cdrtools dengan front end yang tersedia disini atau disini.

Warnet sebagai salah satu UKM ketika berdiri pun sebenarnya sudah memiliki hitungan bisnis, jadi alangkah naifnya jika warnet yang didirikan tidak memperhitungkan harga sistem operasi ataupun aplikasi yang berjalan didalamnya (hal ini terlepas dari mahal atau murahnya harga software). Jadi sebenarnya alasannya harga aplikasi yang mahal bukanlah alasan yang tepat, karena masih tersedia aplikasi yang murah dan bahkan bisa dibilang gratis.

Beberapa trik yang dapat digunakan agar user dapat berpindah ke sistem operasi linux dapat dilakukan dengan cara

  1. Dual boot antara sistem operasi windows dan linux. Konsekuensinya membutuhkan hard disk drive dengan ukuran yang cukup besar karena akan menampung dua buah sistem operasi.
  2. Berikan discount khusus jika user menggunakan sistem operasi linux. Misalkan jika menggunakan Windows harga per jam 4000, maka jika menggunakan linux 3000 rupiah per jam
  3. Adakan hari-hari tertentu untuk ‘linux day’ dengan dibantu adanya teknisi/pemandu dan discount khusus
  4. Atau jika ada resource yang cukup, adakan pelatihan penggunaan aplikasi-aplikasi internet di linux.
  5. Dan masih banyak lagi yang lain tergantung inovasi dan improvisasi anda disetiap daerah :)

Jika begitu banyak aplikasi gratis/freeware/open source lalu kenapa harus tetap membutuhkan subsidi?

Read More..

Menurut anda tentang blog ini?